Musyawarah antara Jakpro, Pemprov DKI Jakarta, dan Calon Penghuni Kampung Susun Bayam Mencapai Kesepakatan Bersama

WhatsApp Image 2022-11-23 at 22.43.03

Musyawarah antara Jakpro, Pemprov DKI Jakarta, dan Calon Penghuni Kampung Susun Bayam Mencapai Kesepakatan Bersama

Jakarta, 23 November 2022 – PT Jakarta Propertindo (Perseroda) (“Jakpro”) bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan aparatur kewilayahan Jakarta Utara mengadakan pertemuan bersama para calon penghuni Kampung  Susun Bayam (“KSB”), di Balai Pertemuan, Kantor Keluarahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan dengan warga pada Jumat (18/11) dan sesuai dengan janji yang disampaikan saat calon penghuni melakukan penyampaian aspirasinya di Jakarta International Stadium (“JIS”) pada Senin (21/11) lalu.

“Pertemuan ini juga merupakan komitmen Jakpro untuk secara konsisten menjalin komunikasi dua arah bersama calon penghuni, sebagaimana yang selalu kita jaga dan laksanakan dari waktu ke waktu” ujar VP Corporate Secretary Jakpro, Syachrial Syarif.

Jakpro, menurut Syachrial, berikhtiar agar warga eks kampung bayam dapat segera menghuni KSB. Itu sebabnya, Jakpro mempercepat proses admistrasi internal dan koordinasi bersama Dinas terkait serta komunikasi dengan warga dilaksanakan secara intensif dan maraton.

Hasil diskusi hari ini, Jakpro; Pemprov DKI Jakarta; serta warga calon penghuni, bersepakat agar KSB dapat segera ditempati setelah kontrak untuk masa transisi selama 6 (enam) bulan kedepan ditandatangani oleh para calon penghuni,  sembari proses penetapan pengelolaan KSB didiskusikan lebih lanjut dengan Pemprov DKI. “Tentunya hal ini tujuannya agar calon penghuni bisa segera menempati KSB dan pengelolaan KSB dikemudian hari sesuai dengan tata kelola dan peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Selama dua hari ke depan, Jakpro dan Pemprov DKI Jakarta akan akan berkomunikasi dengan intensif agar pengelolaan KSB ini  segera mendapatkan solusi yang terbaik, sehingga aturan penggunaan dan pengelolaan dapat mengikuti regulasi yang berlaku di DKI Jakarta.

“Tahapan koordinasi yang perlu dilalui ini cukup panjang, sambil menunggu proses transisi pengelolaan ke Pemprov DKI Jakarta, kami mengupayakan agar warga dapat segera menempati huniannya. Insyaallah, di hari Jumat nanti kami akan kembali bermusyawarah dengan calon penghuni untuk menginfokan perkembangan akhirnya.” tutupnya.